Bahagia Itu Simpel (Saila Azkiya)

Bahagia, definisi kata bahagia menurut KBBI, (2015) adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan)

Nah sekarang yang menjadi pertanyaan bagaimana cara terbebas dari segala yang menyusahkan?

Sebut saja hal yang menyusahkan tersebut sebagai kondisi saat kita merasa terbebani dan tidak nyaman menerima kehadirannya dalam hidup kita yang istilah kekiniannya adalah “Gegana” (gelisah galau merana)#hahaha
So, what should we do? Let’s cekidot!
Didalam Bukan Diluar
Hal- hal berbau Gegana tersebut dapat berupa kondisi dari dalam mupun luar diri kita, namun sebagai orang yang bijak alih alih kita menyalahkan hal yang berasal dari luar, ada baiknya kita lebih mawas diri untuk menengok ke dalam dan meilihat kondisi batin kita. Katakana ke batin kita “Hai batin ku sayang, apakah kau baik baik saja? Janganlah kau risaukan semua hal yang ada diluar ini. Tetaplah tenteram ya karena aku selalu menjaga dan mencintaimu dengan tulus” #cieeee
Dengan begitu batin anda akan baik baik saja, akan sehat, bugar, tenteram dan kuat tanpa terkontaminasi oleh hal hal yang berbau Gegana yang berasal dari luar diri kita. Pada hakikatnya apapun situasi yang dihadapkan pada diri kita, terlepas itu berpotensi menimbulkan Gegana pada diri kita atau tidak, semua itu tergantung dari batin kita. Jika batin yang kita miliki adalah batin yang bijak maka batin kita tentu akan senantiasa tenteram. Seperti yang dikatakan oleh ibu angkat saya yaitu Ibu Negara pertama Amerika Martha Washington “Bagian terbesar dari kebahagiaan atau kesedihan kita tergantung pada watak kita (dalam diri), bukan situasi kita”
So, pandai pandailah menjaga batin yang ada dalam diri anda agar tetap bijak sehingga ketenteraman senantiasa anda rasakan.
Shinning After Dark
Allah pelindung orang- orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya …. (QS. Al- Baqoroh: 257)
Bukan mau cerita soal emansipasi atau mendalili hanya ingin sedikit berbagi inspirasi. #hahaha
Oppo seh kok ono dalil dalil iku ora paham ekikah. #prosomu aku paham ta? Paham sih sitik tapi #wkwkwk.
Shinning after Dark atau yang lebih populer dikenal dengan Habis Gelap Terbitlah Terang adalah karya monumental yang berisi kumpulan surat cinta RA. Kartini dalam bentuk buku #Surat cinta untuk bangsa rek yo. Seperti halnya RA. Kartini yang menemukan cahaya emansisapi eh emansipasi setelah kegelapan, seperti itupun kita. Setiap diri kita pasti akan menemukan cahaya setelah kegelapan. Setiap diri kita pasti akan menemukan kebahagiaan setelah serangkaian ujian. Ujian itu tidak akan lama kawan, layaknya kereta api yang melewati trowongan nan gelap pastilah akan tiba di ujung trowongan dan kembali menemukan cahaya. Mengutip dari firman Allah diatas jika kita beriman maka Allah akan mengeluarkan kita dari kegelapan menuju cahaya. Itu janji Allah dalam Kitabnya dan janji Allah itu nyata.
“Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” (Al-Baqoroh: 2)
Jadi bagi kita yang saat ini terselubungi kegelapan segeralah memperbarui iman (#Ilingo gelas di tepi meja rek yo) agar segera pula pertolongan Allah datang untuk mengeluarkan kita dari kegelapan menuju cahaya dan meraih kebahgagiaan yang hakiki.
Berilah, Maka Anda Akan Punya Banyak
#Yo opo seh, ngewenehi kok nduwe akeh? Ngewenehi yo entek to cak!
No, Not at all. Matematika versi Allah berbeda jauh dengan versi kita, versi manusia. Berilah maka milik kita akan diganti oleh allah dan dilipat gandakan olehnya. Hal ini juga berlaku untuk memperoleh kebahagiaan. Hakikat kebahagiaan adalah cinta dan kasih sayang. Disaat kita merasa kurang bahagia berarti kita kekurangan cinta dan kasih sayang. Disaat virus Gegana mulai meliputi batin kita, ingatlah mungkin kita kurang berbagi cinta dan kasih sayang ke orang lain, ingatlah mungkin ada hak- hak orang lain yang belum kita penuhi. Memberi dan berbagi bukan hanya soal materi namun juga soal cinta dan kasih sayang. Kita punya cinta dan kasih sayang yang harus dibagikan. Eitss jangan salah dibagikan ini masih dalam konteks mencari ridho-Nya sehingga harus dalam koridor “Halal”. Berilah cinta dan kasih sayang anda kepada keluarga anda, terutama Ayah dan Ibu, Suami atau Istri tercinta anda. Ungkapkan kasih sayang dan rasa cinta anda pada nenek tua yang berjualan balon di trotoar jalan, ungkapkan cinta dan kasih sayang anda pada pengemis berbaju compang camping yang menunduk lesu di pelataran masjid, ungkapkan cinta anda pada Allah sang maha pencipta melalui sujud khusyu’, ibadah serta amal saleh. Karena hakikatnya ketika kita mampu memberi cinta dan kasih sayang keorang lain, berarti kita punya banyak, dan punya lebih dari cukup stok untuk diri kita sendiri. Sehingga dengan begitu batin anda akan terisi penuh dengan cinta dan kasih sayang. Sejalan dengan pendapat salah satu tokoh pencetus pemikiran baru yaitu Rhonda Byrne, (2010)
“Ketika anda memberi, hakikatnya anda punya banyak”
Teruslah memberi maka anda akan punya banyak, banyak dan lebih banyak lagi stok amunisi cinta dan kasih sayang untuk kebahagiaan batin anda.
So, tunggu apa lagi segera mulai langkah pertama dan siapkan batin kita untuk bahagia, karena bahagia itu simpel.
“Ayun langkah pertama dalam iman. Anda tidak harus melihat seluruh anak tangga. Hanya mengambil lagkah pertama” (Dr. Martin Luther King Jr, 1929-1968)

Saila Azkiya @sailaazkiya

Go Dong #60 ISPS (Indosat School of Public Speaking) 2015

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *